Connect with us

Daerah

Pemkab Berau Terus Berusaha Menekan Covid-19

Published

on

Rapat evaluasi PPKM Level IV yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Berau
Rapat evaluasi PPKM Level IV yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Berau

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih saat ditemui oleh Koran Kaltim usai menghadiri rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV menegaskan, Pemerintah Kabupaten Berau terus berusaha menekan angka penyebaran Covid-19.

Orang nomor satu di Kabupaten Berau ini menuturkan, Secara umum Berau masih kurang 50 persen dari target herd imunity sebesar 70 persen. Sehingga ia mengaku pihaknya akan terus bekerja maksimal untuk terus melakukan vaksinasi.


“Dan kita baru saja menerima vaksin sebanyak 70 vial yang telah di distribusikan ke puskesmas-puskesmas,” bebernya.

Saat ditanya tentang ketersediaan oksigen, Bupati perempuan pertama di Berau ini menjelaskan, jumlah oksigen yang ada di berau masih mencukupi untuk melayani masyarakat baik di rumah sakit maupun yang melakukan isolasi mandiri, namun terdapat kendala yakni kurangnya regulator oksigen di rumah sakit.


“Kita sedang berusaha untuk mencari solusi terkait hal tersebut, seperti memesan kepada pihak ketiga dan usaha lainnya,” sambungnya.


Ia melanjutkan, terkait Bed Occupancy Rate (BOR) saat ini berau telah menambah 80 kasur tambahan di dua rumah sakit yang ada, yakni 40 kasur di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Cantika Swara dan 40 kasur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai.
“Untuk ketersediaan kasur saat ini sebesar 65 persen yang terisi karena kita telah melakukan penambahan kasur,” ucapnya.


Ia melanjutkan, Kabupaten Berau mendapat 100 ton bantuan beras yang akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak PPKM Level IV. Ia mengatakan, bantuan berupa beras tersebut sudah mulai didistribusikan melalui Kantor Pos dan diambil dari gudang Bulog.
“Sudah kita mulai pembagian bantuan beras kepada masyarakat, yang pada tahap awal kita membagikan 48 ton beras dan saya beri target tanggal 31 Juli mendatang harus sudah selesai. Sehingga bisa kita lanjutkan lagi penyaluran sisanya,” tuturnya.

BACA JUGA :  Setujui Perda LPJ APBD 2020, DPRD : Mari Kita Semua Saling Bersinergi


ia menambahkan, sebelumnya terdapat wacana untuk membuka posko dapur umum, yang akan membagi makanan kepada masyarakat terdampak. Namun ia mengaku karena terdapat beberapa kendala sehingga opsi tersebut belum bisa diterapkan. Sehingga saat ini Pemda mengambil opsi untuk membagikan sembako kepada masyarakat.


“Ada beberapa kendala sehingga kita belum bisa mengambil opsi tersebut. Tetapi yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *