Connect with us

Daerah

Vaksin Bagi Ibu Hamil Belum Dapat Dilakukan, Total 30 Meninggal Dunia

Published

on

Petugas pemakaman jenazah Covid-19 Kabupaten Berau
Petugas pemakaman jenazah Covid-19 Kabupaten Berau

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Berau, sejak Maret 2020 hingga Agustus 2021, terdapat 30 ibu hamil yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Dokter jaga ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Abdul Rivai, Yushelly Dinda Pratiwi menuturkan, kasus ibu hamil yang terkonfirmasi memang menjadi masalah tersendiri. Pasalnya tidak semua obat boleh diberikan jika pasien tersebut dalam keadaan mengandung.

“Karena obat yang diberikan dapat berpengaruh pada janin pasien tersebut,” tuturnya Senin (16/8/2021)

Dikatakan Shelly, dari 30 pasien yang hamil dan meninggal dunia, tidak ada satupun anak dari pasien yang berhasil diselamatkan. Karena usia kandungan yang belum mencukupi. Belum lagi jika saturasi pasien di bawah 80. Tentu sangat kecil kemungkinan untuk selamat.

“Jika pun cesar juga resiko. Jika usia kandungan belum memasuki 7 bulan. Resiko selamat untuk ibu dan anak kecil,” jelasnya
Dijelaskannya, pasien dengan posisi hamil banyak mengalami keluhan pada bagian perut. Dikarenakan, tekanan dari batuk mengarah ke dada dan perut. Hal ini menjadi penyebab perum kram. Ia juga mengatakan, kendala yang dihadapi, pasien jarang mau berobat jika belum parah dan banyak menganggap hal ini hanya karena faktor lelah karena mengandung.

“Seharusnya setiap bulan periksa ke dokter kandungan atau dokter umum, jika memang mengalami gejala batuk. Ini bisa menjadi indikasi awal mula terpapar,” ujarnya.
Terlebih, imun bagi seorang wanita hamil itu terbagi dua. Yakni antara dirinya dan si jabang bayi.

“Belum ada rekomendasi. Jadi kita tidak bisa sembarang juga,” paparnya.

Ia melanjutkan, kasus kematian ibu hamil akibat terkonfirmasi Covid-19 merupakan salah satu resiko tertinggi, selain komorbid atau penyakit bawaan pada pasien. Shelly mengatakan, biasanya, wanita yang sedanga hamil usia kandungan di atas 5 bulan. Sudah herus berbagi oksigen dengan anaknya.

BACA JUGA :  Beredar Kabar Mengurus KTP Wajib Vaksin, Kadisdukcapil Pastikan Hoax

“Benar, rata-rata pasien ibu mengandung yang hamil dan meninggal itu di atas usia 5 bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengatakan, untuk vaksinasi bagi ibu hamil di Berau belum bisa terlaksana. Meskipun telah mendapatkan instruksi dari Pusat karena ketersediaan vaksin belum mencukupi.

“Kendala kita adalah jumlah vaksin yang terbatas,” singkat Iswahyudi.

Ia mengatakan, vaksin yang tersedia difokuskan untuk dosis kedua. Ia menambahkah, kendala jumlah vaksin ini bukan hanya dirasakan di Berau saja, tapi juga di luar Berau. “Tidak ada hari khusus untuk vaksin ibu hamil. Sama kayak masyarakat umum. Tapi ibu hamil diprioritaskan atau diduluankan,” pungkasnya. (tr221)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *