Connect with us

Daerah

RSUD Akan Operasikan Alat PCR

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi saat diemui oleh awak media
Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi saat diemui oleh awak media

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Setelah selesai proses pengadaan dan mendapatkan izin pengoprasian dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai kini dapat melayani Rapid Test Polymerase Chain Reaction (PCR). Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi, pada Kamis (19/8/2021).

Ia mengatakan, alat tersebut sudah siap. Sedangkan untuk sumber daya manusia (SDM) juga telah dipersiapkan. Namun tinggal menunggu peresmian oleh Bupati Berau yang rencannya ajan digelar pada Jumat (20/8/2021).

“Sudah ready semua kok, tinggal menunggu peninjauan dari Bupati Berau sekaligus peresmian,” tuturnya kepada Mediaonline.

Ia mengatakan, alat PCR tersebut, akan digunakan untuk tracking masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19, dengan biaya gratis. Sedangkan untuk masyarakat umum, akan dikenakan biaya sebesar Rp 525 ribu. Sesuai dengan surat edaran Kementrian Kesehatan nomor HK.02.02/I/2845/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

“Kita pastinya akan menyesuaikan dengan surat edaran tersebut,” singkatnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan menyamaratakan harga dengan edaran, karena RSUD dr Abdul Rivai, di bawah kewenangan Pemkab Berau. Sehingga, harga yang dikeluarkan harus sesuai dengan harga dari Kemenkes.

“Insya Allah besok sudah bisa dioperasikan,” ujarnya.

Iswahyudi melanjutkan, dengan harga yang ditetapkan tersebut, diharapkan bisa memutus mata rantai penularan Covid-19. Diakuinya, selama ini memang untuk harga PCR di Berau cukup tinggi yakni di atas Rp 1 juta. Hal ini dianggapnya, sebagai penghalang masyarakat yang ingin melakukan PCR.

“Jika pun harga murah juga bakal banyak yang berangkat. Ini seperti simalakama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan adanya PCR di RSUD dr Abdul Rivai, dengan harga standar tersebut, Iswahyudi berharap, agar masyarakat tidak takut untuk melakukan PCR, untuk memeriksakan kesehatan. Ia mengatakan, harga tersebut sudah termasuk murah dan hasil akan keluar dalam waktu satu hari.

BACA JUGA :  Serbuan Vaksinasi Tingkatkan Kuota Vaksin

“Pemeriksaan itu keluarnya antara 6 hingga 8 jam,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *