Connect with us

Daerah

Alat GeNose Sementara Tidak Digunakan

Published

on

Alat GeNose yang berada di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Berau
Alat GeNose yang berada di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Berau

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Alat tes GeNose yang dahulu sempat digunakan banyak masyarakat sebagai syarat melakukan perjalanan udara karena harganya yang terjangkau, kini hanya tersimpan dan tidak digunakan karena intruksi pemerintah yang mewajibkan untuk menggunakan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) jika ingin melakukan perjalanan udara. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Berau, Garna Sudarsono pada Jumat (20/8/2021).

Garna mengatakan, bukan berarti GeNose langsung tidak digunakan, namun sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri nomor 62 tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi udara pada masa pandemi Covid-19. Maka syarat perjalanan udara pada wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 dari dan ke Pulau Jawa dan Bali harus menunjukan hasil negatif tes PCR.

“Karena memang kondisi saat ini yang sedang PPKM, selain itu kan juga wajib telah menerima vaksin minimal dosis pertama,” jelasnya.
Ia menuturkan, kemungkinan kedepannya pemerintah akan melakukan evaluasi jika Covid-19 di Indonesia sudah melandai, apakah GeNose dapat dipergunakan kembali atau tidak.

“Pemerintah kan sudah menetapkan syarat perjalanan harus menunjukan bukti negatif tes PCR, sehingga tidak berlaku jika menggunakan GeNose, antigen pun sekarang tidak bisa digunakan untuk perjalanan udara,” Sambung Garna.

Garna melanjutkan, jika kondisi sudah normal, maupun sudah tidak banyak yang terpapar Covid-19 dan pemerintah ingin melakukan tracking untuk mengetahui kondisi sesorang, bukan tidak mungkin alat GeNose dipergunakan kembali.

“Pastinya nanti akan dievaluasi kembali oleh pemerintah apakah masih bisa dipergunakan kembali atau tidak,” ucapnya.

Ia menambahkan, sekarang klinik GeNose yang berada di Bandara Kalimarau sementara ini tidak beroperasi. Karena diperuntukan untuk keberangkatan perjalanan dan sekarang tidak berlaku menggunakan Genose. Ditambah penggunaan alat tes GeNose bukan kebijakan pemerintah daerah tetapi pemerintah pusat sehingga pihaknya hanya bisa mengikuti instruksi pusat.

BACA JUGA :  Pemkab Berau Distribusi Bantuan Beras Melalui Pos Indonesia

“Karena kalau dia beroprasi untuk apa, tidak berlaku sebagai syarat perjalanan. Untuk alat yang di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Berau sekarang pun tidak dipergunakan,” Pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *