Connect with us

Lifestyle

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memilih Konsep Childfree

Published

on

Canva.com/Nurichfanioktoria
Canva.com/Nurichfanioktoria

MEDIAONLINE.ID,Childfree adalah sebuah keputusan atau pilihan hidup untuk tidak memiliki anak, baik itu anak kandung, anak tiri, ataupun anak angkat. Hal ini yang telah menjadi sebuah keputusan dari Gita Savitri seorang kreator konten video YouTube, blogger, penulis buku, influencer, dan feminis Indonesia, yang telah matang dipertimbangkan bersama sang suami dan menjadi perbincangan publik. Childfree merupakan pilihan cukup berani ditengah masyarakat Indonesia yang cukup awam dengan hal tersebut serta akrab dengan istilah “Banyak Anak Banyak Rezeki” sehingga menjadi sesuatu yang kontroversi, ada yang Pro dengan berbagai alasan salah satunya bahwa mengandung dan melahirkan adalah sebuah pilihan bagi seorang wanita bukanlah kewajiban ataupun kontra salah satunya dalam agama Islam dianjurkan untuk memiliki keturunan demi mempertahankan generasi muslim. Artikel ini bersifat netral hanya memberikan beberapa saran yang mungkin bisa jadi pertimbangan sebelum memilih konsep Childfree antara lain sebagai berikut :

Bicarakan dengan Pasangan dan Pihak Keluarga

Memilih childfree atas keputusan sendiri tanpa berdiskusi dengan pasangan ataupun keluarga adalah sebuah keputusan egois, dan hal ini perlu dibahas jauh sebelum kamu dan pasangan memilih untuk menikah. Setiap orang memiliki harapan dalam sebuah rumah tangga salah satunya adalah kehadiran sang buah hati, bagaimana kalian sebagai pasangan bisa menjalankan sebuah visi penting yang berbeda dalam rumah tangga?, salah satu dari kalian akan tersakiti atas keputusan yang diambil jika tidak dibicarakan terlebuh dahulu, sehingga dapat menimbulkan sebuah permasalahan. Pernikahan bukan hanya terdiri dari kamu dan pasanganmu tapi kedua keluarga pasangan kalian, apakah mereka juga cukup menerima atas keputusan yang kalian ambil? jika tidak, pasti akan menimbulkan kerenggangan terlebih harapan orang tua kepada penikahan anaknya adalah lahirnya seorang cucu, hal ini dapat  merasakan ketidaknyaman tersendiri dalam lingkungan keluarga.

BACA JUGA :  Berau Terima Bantuan Oxygen Consentrator dan Tenaga Dokter dari TNI

Tanyakan Diri Sendiri Apakah Hal Tersebut Bentuk Kebahagiaan?

Banyak yang bilang lelah menjaga anak menjadikan suatu kebahagian tersendiri dalam keluarga yang tidak bisa dinilai dengan uang, anak menjadi pelengkap serta meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga. Jika memang chidfree menjadi pilihan kamu dan anak bukanlah satu-satunya kebahagiaan dalam pernikahan, kamu harus tanya pada diri sendiri “lantas kebahagiaan apa yang aku cari dan akan aku ciptakan dalam sebuah pernikahan?”. Kesepian juga tidak akan luput dari kehidupan kita, menua bersama pasangan tanpa kehadiran anak dan cucu apakah kalian sudah cukup untuk dipertimbangkan?. Usia setiap manusia kita juga tidak pernah tau, kamu atau pasanganmu terlebih dahulu yang akan meninggalkan lantas sanggupkah kalian untuk hidup sendirian?.

Miliki Alasan Yang Kuat

Alasan yang kuat sebuah komitmen mu untuk memilih konsep childfree menjadi dapat lebih diterima bukan hanya sekedar sebatas alasan yang tidak masuk akal. Memilih childfree karena faktor kesehatan menjadi keputusan yang tepat, alasan yang kuat bisa memberikan keyakinan saat kamu banyak dipertanyakan atas pilihan yang kamu pilih, dan kamu telah siap untuk menerima apapun resiko yang akan terjadi kedepannya, tanpa ada rasa penyesalan serta menyalahkan orang lain.

Jangan Lupa Untuk Mengingat 5 Pilar Pernikahan

  1. Mitsaqan Ghalidlan (keyakinan bahwa perkawinan adalah janji yang kokoh, sehingga tidak mempermainkannya sesuaka hati)
  2. Zaawaj (mengembangkan sikap saling melengkapi dan Kerjasama untuk kebaikan yang lebih luas)
  3. Mu’asyarah Bil ma’ruf (suami istri saling memperlakukan pasangannya secara bermartabat)
  4. Musyawarah (berembuk)
  5. Taradlin (suami istri saling menjaga kerelaan pasangannya dalam setiap tindakan)