Connect with us

Bisnis & Ekonomi

Serapan Tenaga Kerja di Berau Belum Maksimal

Published

on

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Berau, Junaidi yang ditemui awak media
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Berau, Junaidi yang ditemui awak media

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Serapan tenaga kerja di Kabupaten Berau pada 2021 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, namun hal ini dinilai belum maksimal, karen dari jumlah pelamar yang mendaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, hanya sekitar 30 persen yang terserap.hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Berau, Junaidi pada Rabu (25/8/2021).

Dikatakan Junaidi, salah satu faktor yang menyebabkan serapantenaga kerja rendah yakni para pencari kerja masih memilih pekerjaan. Ia mencontohkan, pada lowongan di sektor usaha pertambangan lowongan yang dibutuhkan hanya 20 orang, namun jumlah pelamar yang menginginkan posisi tersebut mencapai 200 pelamar. Sedangkan pada sektor perkebunan kelapa sawit, ada 200 lowongan yang dibuka, tetapi hanya lima orang yang memasukan lamaran.

“Mungkin alasannya karena di kebun kelapa sawit itu kan pekerjaan yang memerlukan tenaga ekstra, sebenarnya untuk anak muda itu cocok karena memanen tenaganya masih kuat,” jelas Junaidi.

Namun Junaidi mengungkapkan, kendala pada sektor tambang adalah banyak perusahaan yang masih menggunakan sistem mutasi, sehingga serapan tenaga kerja lokal masih tergolong rendah.

“Tetapi sudah kami surati jika ada lowongan sebisa mungkin menggunakan tenaga lokal dari Berau,” ucapnya.

Ia melanjutkan, dibanding dengan 2020, terjadi peningkatan tenaga kerja pada tahun 2021. Menurutnya hal tersebut terjadi karena pandemi Covid-19 sehingga banyak perusahaan yang tidak membuka lowongan, namun di 2021 telah banyak yang membuka lowongan. Ia mengungkapkan, angka serapan pada 2021 masih tergolong rendah, karena per 31 Juli 2021 dari 1427 pelamar, hanya 374 orang yang diterima bekerja.

“Ia masih pilih-pilih pekerjaan, yang paling favorit masih sektor pertambangan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Pemda Berharap UMKM di Berau Agar Lebih Berkembang