Connect with us

Bisnis & Ekonomi

Disbudpar Berau Belum Berani Buka Wisata

Published

on

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Masrani
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Masrani

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Melihat angka kesembuhan harian Covid-19 membuat Kabupaten Berau masuk kedalam zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 hingga 30 Agustus mendatang. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberikan kelonggaran untuk membuka tempat wisata.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Masrani yang dikonfirmasi pada Senin (30/8/2021) mengaku, belum berani mengambil keputusan, apakah akan membuka atau masih tetap melakukan penutupan tempat wisata yang ada di Bumi Batiwakkal.

“Belum, masih akan dirapatkan,” singkatnya.

Ia menuturkan, dirinya tidak berani mengambil keputusan sepihak, mengingat pembukaan destinasi wisata, harus meliputi berbagai sektor. Seperti Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, dan pemangku kebijakan. Yakni Bupati dan Wakil Bupati Berau.

“Ini kan harus dirapatkan lagi,” lanjutnya.

Ia mengatakan, jika ada lokasi wisata yang sudah buka. Hal tersebut, dikatakannya di luar dari arahan Disbudpar Berau. Karena hingga saat ini, pihaknya masih melakukan penutupan destinasi wisata. Ia mengatakan, penutupan ini dilakukan hingga adanya keputusan lanjutan.

“PPKM level 3 kan, berakhir pada akhir Agustus nanti. Saat ini belum ada kebijakan apapun,” ungkapnya.

Salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi masyarakat yakni Maratua, sejak diterapkan PPKM level 3, telah kembali membuka wisata di tempat tersebut. Camat Maratua, Marsudi mengatakan, pihaknya menerima wisatawan yang berkunjung ke Maratua. Namun dengan syarat, harus bisa menunjukan hasil negatif dari swab antigen.

“Kita tetap buka,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini wisatawan yang datang hanya berasal dari wisatawan lokal, terjauh wisatawan dari Samarinda. Sedangkan sisanya kebanyakan dari Tanjung Redeb. Sedangkan untuk wisatawan dari Tarakan, dijelaskannya mengalami penurunan. Karena informasi yang dia dapat, Tarakan, kasus sedang mengalami kenaikan.

BACA JUGA :  Labuan Cermin Ditutup Hingga Masa PPKM Usai

“Untuk warga negara asing (WNA), memang tidak ada ya yang masuk,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *