Connect with us

Politik & Hukum

Sinergitas BNK Berau dan Rutan Tanjung Redeb Cegah Peredaran Narkoba

Published

on

Penandatanganan kerjasama pencegahan peredaran narkoba di dalam Rutan Kelas II B Tanjung Redeb yang dilakukan oleh Ketua BNK Berau dan Kepala Rutan
Penandatanganan kerjasama pencegahan peredaran narkoba di dalam Rutan Kelas II B Tanjung Redeb yang dilakukan oleh Ketua BNK Berau dan Kepala Rutan

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Berau dan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Redeb menyetujui perjanjian kerjasama dalam upaya mencegah peredaran narkoba baik di dalam Rutan Maupun Kabupaten Berau pada umumnya.

Ketua BNK Berau, Gamalis saat ditemui usai penandatanganan perjanjian menuturkan, pihaknya sedang berupaya membangun masyarakat yang bebas dari narkotika dengan dimulai dari mempersempit peredaran narkoba di dalam Rutan Kelas II B Tanjung Redeb.

“Agenda hari ini erat kaitannya dengan deteksi dini terhadap warga binaan yang ada di rutan terkait dengan penggunaan narkoba,” jelasnya pada Selasa (31/8/2021).

Politisi Partai Persatuan Pembagunan ini melanjutkan, pihaknya bersama dengan Rutan Kelas II B Tanjung Redeb akan melakukan pembentukan Satuan Petugas (Satgas) bersama. Hal ini dilakukan untuk mencegah peredaran narkotika baik pada warga binaan maupun petugas rutan dan masyarakat Berau.

“Untuk korban dari penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Berau selama ini dilakukan rehabilitasi di Samarinda karena kita belum memiliki fasilitas tersebut,” ucapnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Berau ini mengungkapkan, pihaknya saat ini juga tengah berupaya mencegah peredaran narkoba di dalam lingkup pemerintahan Berau dengan melakukan tes urin di seluruh instansi yang ada. Menurutnya, saat ini stigma yang melekat di masyarakat bahwa di dalam Rutan, kerap terjadi peredaran narkoba.

“Tes urin memang persentasenya belum 100 persen. Dengan deteksi dini juga kita mencoba menepis kabar bahwa narkoba justru bersumber dari dalam Rutan,” sambungnya.

Kepala Rutan Kelas II B Tanjung Redeb, Puang Dirham mengungkapkan hal senada, perjanjian kerjasama tersebut meliputi teknis pelaksanaan kegiatan pencegahan narkoba dari petugas Rutan dan Petugas BNK. Menurutnya, semua memiliki potensi terpengaruh dengan narkoba, tak terkecuali dengan para petugas, oleh karena itu dibentuklan satgas bersama untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi.

BACA JUGA :  Sayangkan Produk Lokal Berau Berlabel Luar

“Artinya pencegahan ini kita lakukan sebagai langkah awal untuk menghindari kejadian-kejadian seperti di tempat lain,” tutur Puang Dirham.

Ia menjelaskan, perjanjian kerjasama tersebut berlaku selama satu tahun. Di dalam perjanjian tersebut diatur kegiatan pencegahan dilakukan secara rutin setiap minggunya selama setahun penuh.

“Banyak sekali poin-poin kerjasama yang harus dilakukan baik dari pihak petugas rutan maupun BNK dalam pencegahan. Strateginya sudah ada,” Pungkasnya.

  • Penandatanganan kerjasama pencegahan peredaran narkoba di dalam Rutan Kelas II B Tanjung Redeb yang dilakukan oleh Ketua BNK Berau dan Kepala Rutan

    Penandatanganan kerjasama pencegahan peredaran narkoba di dalam Rutan Kelas II B Tanjung Redeb yang dilakukan oleh Ketua BNK Berau dan Kepala Rutan

  • Penandatanganan kerjasama pencegahan peredaran narkoba di dalam Rutan Kelas II B Tanjung Redeb yang dilakukan oleh Ketua BNK Berau dan Kepala Rutan