Connect with us

Daerah

Plafon Ruang Perawatan Rumah Sakit Pratama Talisayan Ambruk, Dinkes Berau Langsung Lakukan Pengecekan

Published

on

Plafon Ruang Perawatan Rumah Sakit Pratama Talisayan Ambruk, Dinkes Berau Langsung Lakukan Pengecekan
Kondisi ruang perawatan Rumah Sakit Pratama Talisayan yang atapnya ambruk beberapa waktu lalu (Sumber : Istimewa)

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Beredar video yang memperlihatkan atap plafon di salah satu ruang perawatan Rumah Sakit Pratama Talisayan ambruk. Direktur RS Pratama Talisayan, Nursyamsi yang dikonfirmasi pada Rabu (1/9/2021) menuturkan, setelah dirinya mendapatkan laporan, ia langsung melakukan pengecekan. Dan melihat plafon tersebut sudah berserakan di lantai ruang perawatan.

“Tidak tahu apa penyebabnya,” ucapnya.

Ia melanjutkan, akibat kejadian tersebut saat ini ruang perawatan terpaksa dipindahkan sementara sembari menunggu dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, turun ke lapangan dan melakukan pengecekan.

“Iya sudah saya laporkan ke Dinkes dan masih menunggu pemeriksaan,” sambungnya.

Ia menjelaskan, runtuhnya plafon tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Karena sebelum kejadian telah terlihat ada retakan, sehingga pasien dipindahkan. Jadi untuk korban jiwa, ia memastikan tidak ada. Hanya beberapa perawatan yang tampak syok, akibat kejadian ini.

“Iya kejadiannya kan malam. Perawat hendak istirahat, tiba-tiba ada suara keras,” katanya.

Nursyamsia belum bisa menilai berapa kerugian yang disebabkan oleh ambruknya plafon di ruang perawatan tersebut. Ia mengaku, tidak memiliki kewenangan dalam melakukan perhitungan dan perbaikan. Karena, RS Pratama berada di bawah naungan Dinkes Berau.

“Masalah itu, langsung ke Pak Kadis saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi mengungkapkan, bangunan RS Pratama tersebut merupakan bangunan tahun 2015 lalu. Ia mengaku belum mengetahui apakah plafon tersebut masuk dibangunan lama atau bangunan yang baru.

“Kita sudah kirim tim kesana, tapi belum dapat laporannya ini,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya belum berani berkomentar banyak apa penyebab ambruknya plafon rumah sakit tersebut. Pihaknya tidak mau menduga-duga terlebih dahulu, sampai hasil pemeriksaan tim yang dikirim ke lokasi sudah didapat.

BACA JUGA :  Didistribusikan Untuk Warga Berdampak PPKM di Dua Kelurahan

“Tim sudah ke lokasi. Kerugian belum tahu. Karena tim masih ke TKP,” jelasnya.

Terkait masalah kerugian, ia mengatakan, belum tahu berapa jumlah pastinya. Ia hanya menerima laporan, dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. “Kita masih tunggu hasil pemeriksaan untuk menentukan berapa nominalnya, baru akan diperbaiki,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *