Connect with us

Nasional

Perketat Pengawasan Untuk WNA

Published

on

Misnan - Kepala Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb
Misnan - Kepala Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau melarang Warga Negara Asing (WNA) masuk ke wilayah Indonesia jika hanya memiliki visa kunjungan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Misnan Saat dikonfirmasi awak media ini, Jumat (3/9/2021). Menurutnya, hal ini telah sesuai dengan Permenkumham Nomor 27 tahun 2021.

Misnan menjelaskan, jika pada tahun sebelumnya, Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) mengeluarkan Permenkumham nomor 26 tahun 2020, masih ada kelonggoran bagi WNA yang masuk ke Indonesia. Namun terbitnya Permen terbaru, membuat WNA masuk ke Indonesia semakin diperketat.

“Yang dibolehkan masuk, yakni pemegang kitas, orang yang bekerja dialat angkut. Jika hanya memegang visa kunjungan untuk sementara belum boleh masuk. Kalau untuk visa bekerja boleh dan bisa diperpanjang,” Jelasnya.

Dirinya mengatakan, untuk WNA yang bekerja di Berau saat ini berkisar 35 orang. Namun,  mereka telah bekerja cukup lama di Berau. Sedangkan untuk wisatawan yang menggunakan visa kunjungan sementara memang belum boleh masuk.
“Ya memang tegas aturannya, tidak bisa masuk,” ujarnya.

Ditegaskannya, pengawasan juga dilakukan oleh Imigrasi Kelas III, Tanjung Redeb. Ia mengatakan pihaknya memiliki operasi intelejen dan pengawasan rutin. Terlebih di lokasi wisata yang ada di Berau.

“Kalau pengawasan tetap jalan, kami ada operasi intelejen dan pengawasan itu rutin,” paparnya.

Disinggung mengenai, jika tetap ada WNA yang nekat masuk ke Berau, khususnya Derawan dan Maratua, melalui jalur Tarakan, Kalimantan Utara, Misnan mengatakan, jika yang bersangkutan sudah berada di Indonesia, meskipun menggunakan visa kunjungan, tetap bisa masuk kemana pun, selama itu di Indonesia. Tetapi, jika yang bersangkutan berada di luar negeri, hendak masuk ke Indonesia, hal tersebut tidak bisa.

BACA JUGA :  Akhirnya Messi Memilih Paris Saint Germain (PSG)

“Boleh saja. Yang diawasi itu kegiatannya,”katanya.

Menurutnya, saat ini para WNA dipermudah untuk memperpanjang visa kunjungan, jika sudah habis masa berlakunya, tidak harus kembali ke negara asal untuk memperpanjang, karena situasi pandemi. Maka WNA tersebut, bisa memperpanjang melalui sistem online, dan melaporkan ke Imigrasi tempat ia berada.

Sementara itu, untuk di Berau selama ia menjabat, belum pernah ditemukan kasus deportasi bagi para WNA.

“Kalau di Berau sampai di deportasi, belum ada yang dideportasi. Yang non dokumen pun tidak ada kita temukan,” tutupnya. (*/AAK).

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *