Connect with us

Daerah

BKPP Tidak Beri Toleransi PNS Pengedar Narkoba

Published

on

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, Muhammad Said
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, Muhammad Said

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) akan menindak tegas Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kedapatan melakukan tindak pidana. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BKPP Berau, Muhammad Said pada Rabu (8/9/2021).

Terkait dengan oknum PNS yang diduga mengedarkan narkotika jenis sabu, ia menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi dan akan memberikan sanksi yang sesuai dengan kesalahan pelaku.

“Selama ini jika berkaitan dengan narkoba, kami dari BKPP tidak akan memberikan toleransi sama sekali,” tegasnya.

Ia menuturkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari Dinas Pendidikan terkait detail PNS yang bersangkutan. Namun, ia menegaskan akan memberikan sanksi pemberhentian sementara jika PNS tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

“Sanksi pemberhentian sementara diberikan hingga tersangka mendapatkan putusan berkekuatan hukum tetap,” ucapnya.

Ia melanjutkan, jika yang bersangkutan nantinya telah menerima putusan berkekuatan hukum tetap dari pengadilan, maka BKPP akan memberhentikan PNS tersebut secara tetap. “Berapapun vonis yang dijatuhkan, jika sudah ada putusan dari pengadilan maka akan langsung diberhentikan,” jelas Said.

Dikatakan Said, selama tahun 2021 kasus ini merupakan kasus penyalahgunaan narkoba pertama yang melibatkan oknum PNS di lingkungan Kabupaten Berau. Ia mengaku, sebelumnya memang ada beberapa kasus tindak pidana umum yang dilakukan oleh oknum PNS. Tetapi untuk kasus narkoba, hal ini menjadi yang pertama.

“Sebelumnya ada beberapa tindak pidana umum yang dilakukan, tetapi dapat saya pastikan seluruh kasus telah diproses dan telah diberi hukuman,” tuturnya.

Ia mengingatkan kepada seluruh jajaran pegawai pemerintahan Kabupaten Berau agar jangan melakukan hal yang sifatnya melanggar undang-undang. Karena ia menegaskan tidak ada pengecualian bagi pegawai yang melanggar peraturan, terlebih hingga penyalahgunaan narkoba.

BACA JUGA :  Vaksin Tahap Tiga Ditargetkan Bulan Depan Berjalan

“Konsekuensi akhirnya pasti akan kami berhentikan secara tetap,” tandasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *