Connect with us

Nasional

Atasi Permasalahan Jaringan, Tower BTS Akan Dibangun di Maratua

Published

on

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kepulauan Wisata Maratua, Meiliana saat ditemui awak media
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kepulauan Wisata Maratua, Meiliana saat ditemui awak media

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Permasalahan jaringan internet selalu menjadi keluhan masyarakat Pulau Maratua maupun wisatawan yang berkunjung ke pulau tersebut. Oleh sebab itu, Ketau tim percepatan Pengembangan Pembangunan Kepulauan Wisata Maratua, Meiliana telah mengadukan permasalahan tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan rencanaya akan dibangun sebuah tower BTS di Kampung Bohe Silian, Kecamatan Maratua.

Dikatakan Meiliana, ia bersama dengan Kadiskominfo Provinsi Kaltim telah mendapat lampu hijau dari kementerian dan program tersebut telah masuk kedalam APBN tahun 2021,sehingga diharapkan pada akhir tahun nanti pembangunan telah berjalan.

“kita sudah adukan permasalahan yang dari lama dikeluhkan baik oleh masyarakat dan para wisatawan, yakni kurangnya jaringan internet. Dan insyaallah akan dibangun satu tower pada akhir tahun mendatang,” jelasnya kepada Koran Kaltim, Jumat (10/9/2021)

Selain itu, ia mengaku permasalahan lain yang ia hadapi selain jaringan adalah Covid-19, namun melihat kondisi Covid-19 yang saat ini mulai menurun di Maratua, ia mulai mendorong masyarakat untuk kembali menggerakkan potensi pariwisata yang ada. Menurutnya, pelaku usaha pariwisata dengan sendirinya juga berusaha menggerakkan roda perekonomian Maratua.

“Sudah ada beberapa pengusaha travel yang menghubungi saya, dan mengaku sudah mulai beroperasi kembali,” ucapnya.

Saat disinggung mengenai wacana penambahan panjang dermaga di Pelabuhan Kampung Payung-payung yang ditaksir akan menelan biasa sebanyak Rp 30 miliar, Meiliana mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Berau untuk membicarakan persoalan tersebut ke pemerintah pusat. Sehingga pembangunannya bisa menggunakan dana APBN. Ditambah pula dengan masuknya Maratua kedalam program prioritas, bukan tidak mungkin akan ada suntikan dana dari Pemprov juga dalam bentuk bankeu.

“Di pusat kan punya departemen perhubungan, jadi harus berani jemput bola saya rasa ada peluang disana asal kita mau,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Segah Telah Siapkan Isoter Dengan Kapasitas Hingga 70 Bed

Ia menambahkan, rencanya dalam waktu dekat, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor akan memberikan speedboat yang nantinya akan digunakan untuk penunjang pariwisata di pulau maratua.

“Saya selaku Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kepulauan Wisata Maratua selalu membantu apa yang dibutuhkan oleh Bupati, terutama untuk pengembangan maratua. Jadi diharapkan kedepannya maratua dapat menjadi bali-nya kaltim,” pungkasnya.