Connect with us

Daerah

Dinsos Tanggung Hunian Sementara Korban Kebakaran

Published

on

PLH Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Selamet Hariadi saat ditemui di ruang kerjanya
PLH Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Selamet Hariadi saat ditemui di ruang kerjanya

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Dinas Sosial Kabupaten Berau menampung korban kebakaran di Kelurahan Sambaliung yang berjumlah 15 orang terdiri dari enam keluarga di rumah singgah milik Pemkab Berau. Hal tersebut diungkapkan oleh PLH Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Selamet Hariadi saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (16/9/2021).

Dikatakan selamet, pihaknya telah melakukan tindakan sesuai ketentuan yang ada, yakni memberi hunian sementara dan menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji. Tempat tidur darurat juga telah ditambahkan ke rumah singgah mengingat jumlah penghuni yang banyak. Pihaknya juga telah menyalurkan bantuan yang diterima dari organisasi kemanusiaan untuk para korban bencana kebakaran tersebut.

“Jadi untuk hal seperti ini kami menerima penyaluran, bukan sebagai yang memberi bantuan. Maksimal kami hanya bisa memenuhi kebutuhan makan sehari-hari selama berada di rumah singgah,” tuturnya.

Ia melanjutkan, karena keluarga yang tinggal di rumah singgah tersebut tidak memiliki sanak saudara, maka pihaknya membantu untuk menampung mereka hingga mendapatkan rumah kontrakan yang baru.

“Memang rata-rata yang berada di rumah singgah sebelumnya mengontrak di rumah kontrakan yang terbakar tersebut,” sambungnya.

Selamet menuturkan, seluruh keluarga yang ditampung tersebut masih memiliki pekerjaan, sehingga masih memiliki penghasilan untuk mencari rumah sewa yang baru. Ia mengaku, Dinas Sosial akan terus menampung keluarga tersebut hingga mereka mendapatkan rumah sewa yang baru.

“Sampai kapanpun itu masih bisa tinggal di rumah singgah,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, sebenarnya dalam aturan rumah singgah maksimal hanya bisa menampung tujuh hari untuk mereka yang terlantar. Tetapi karena ini merupakan kejadian luar biasa, sehingga ia tidak memberi batas waktu tertentu.

“Takutnya nanti malah stress dan traumanya bertambah,” jelas Selamet.

BACA JUGA :  Belasan Santri di Tampung Oleh Personil Polres Berau

Ia menambahkan, dari Dinas Sosial tdak ada memberikan bantuan keuangan. Namun pihaknya merencanakan kedepan akan mengadakan peorgram bantuan tunai kepada korban bencana alam melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten.

“Untuk bantuan sembako, selama ini bersumber dari pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dan APBD Provinsi,” ucapnya.

Ia menyebutkan, anggaran tersebut memang dikhususkan untuk penanganan bencana alam maupun bencana non alam seperti Covid-19. Seperti sebelumnya sempat tempat tidur darurat yang digunakan untuk perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Cantika. “Jadi intinya untuk penanganan bencana sosial,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *