Connect with us

Politik & Hukum

Polsek Biduk-biduk Berhasil Ringkus Bandar Sabu

Published

on

pelaku BH dan SM yang diamankan di Mapolsek Biduk-biduk (Sumber : istimewa/Polres Berau)
pelaku BH dan SM yang diamankan di Mapolsek Biduk-biduk (Sumber : istimewa/Polres Berau)

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Sindikat jaringan narkoba di daerah pesisir Kabupaten Berau berhasil dibekuk oleh jajaran Polsek Biduk-biduk pada Jumat (17/9/2021) dini hari sekira pukul 00.15 wita.

Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono melalui Kapolsek Biduk-biduk Iptu Didin Nurdin menuturkan, pihaknya dan Polsubsektor Batu Putih mendapat informasi dari masyarakat pada Kamis (16/9/2021) pukul 22.30 wita, bahwa pelaku berinisial BH (42) memiliki dan sering memperjualbelikan narkotika jenis sabu-sabu.

“Pada Jumat (17/9/2021) pukul 00.15 wita, kita melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah BH, ditemukan satu bungkus besar dan satu poket sedang sabu, yang ia simpan di sebuah kotak di atas lemari di rumahnya,” jelas Didin.

Ia melanjutkan, tersangka BH, segera dibawa ke Mapolsek Biduk-biduk untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari pengakuan BH, ia mendapatkan sabu itu dari seseorang dari Tarakan, Kalimantan Utara. Barang haram itu kemudian dikirim ke Berau melalui seorang kurir.

“Total berat sabu yang disita dari tangan BH seberat 22,95 gram. Dan BH ini sudah lama menjadi Target Operasi),” sambungnya.

Dikatakan Didin, berdasarkan keterangan BH, pelaku bertemu dengan kurir tersebut di sebuah rumah di Jalan Raja Alam II, Kampung Batu Putih, Kecamatan Batu Putih. BH yang ternyata merupakan bandar, kemudian membagikan sabu yang dipesannya tadi kepada 3 tiga pengedarnya, yakni CW, AB dan SM.

“Petugas kemudian segera mencari keberadaan CW dan AB di rumah mereka, namun sudah melarikan diri. Sementara, SM (38) berhasil kita ringkus di rumahnya,” jelasnya.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah SM, polisi menemukan 11 poket sabu yang disimpannya di dalam tas selempang warna hitam beserta barang bukti lainnya, berupa pipet dan sendok takar, bong kaca, jarum suntik, gunting, plastik klip untuk membungkus sabu, serta 3 lembar bukti transfer.

BACA JUGA :  Sudah Dipagar Masih Ada yang Buang Sampah Secara Sembarangan

“Sabu itu diperkirakan dikirim dari Tarakan, kemudian menyeberang ke Bulungan. Lalu masuk ke Berau melalui jalur darat, hingga di sebar di pesisir selatan Berau,” jelasnya.

Didin Mengungkapkan, BH dan SM dibawa ke Mapolsek Biduk-Biduk untuk diproses lebih lanjut. Sementara, CW dan AB masih dalam pengejaran.

“Kita masih terus lakukan pengembangan untuk mengungkap sindikat jaringan narkoba Pesisir Berau,” bebernya.

Pelaku terancam Pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman penjara maksimum 20 tahun atau penjara seumur hidup,” pungkasnya.