Connect with us

Bisnis & Ekonomi

Pemda Berharap UMKM di Berau Agar Lebih Berkembang

Published

on

Produk UMKM Kabupaten Berau
Produk UMKM Kabupaten Berau

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong peningkatan kualitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Batiwakkal. Dengan bantuan dari Pemprov Kaltim, pada Selasa (21/9/2021) terlaksana pendidikan dan pelatihan peningkatan kapasitas usaha dan kelembagaan koperasi.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat dikonfirmasi awak media ini menyebut, pelatihan yang terselenggara dapat mendorong UMKM di Berau untuk terus berkreasi dan memberi semangat kepada dinas terkait.

“Tentu saja semangat terus berkarya dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini sangat membantu untuk perbaikan ekonomi kedepan,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Berau ini menegaskan, pemerintah daerah menyambut baik kegiatan serupa dan berharap ada support dari berbagai pihak untuk membantu dalam memajukan ekonomi di Kabupaten Berau.

Selain itu turut disebutkannya, saat ini UMKM yang ada di Bumi Batiwakkal berjumlah sekitar 14.300 usaha, dan ini akan terus berkembang dengan keadaan dan dukungan dari pemerintah daerah.

“Pemkab berkomitmen untuk terus mendukung UMKM agar dapat maju dan berkembang untuk memajukan perekonomian Berau menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Salim menjelaskan, program pelatihan ini merupakan peningkatan kapasitas dan kapabilitas UMKM  dan koperasi yang ada di Kaltim, tujuan utamanya adalah bagaimana UMKM dalam kondisi pandemi ini lebih eksis dengan memanfaatkan bahan baku yang ada di daerahnya masing-masing.

“Masih banyak bahan baku yang bisa kita tingkatkan lagi di Berau, dan itu yang akan kita Fokuskan,” paparnya.

Dirinya berharap, dengan pelatihan peningkatan kualitas usaha, semoga UMKM yang ada di Berau menjadi lebih kreatif lagi dan punya potensi untuk menggali sumber-sumber yang ada.

Seperti contohnya seperti menggali potensi batok kelapa yang banyak terdapat di daerah pesisir terutama Biduk-biduk, Talisayan dan Batu Putih yang nantinya bisa diekspor ke luar negeri.

“Tidak semua UMKM dapat mengikuti pelatihan ini karena terkendala dari banyak hal, namun peserta yang hadir mewakili UMKM maupun Koperasi yang berasal dari 13 kecamatan di Berau,” Pungkasnya. (*AAK)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *