Connect with us

Daerah

Sayangkan Produk Lokal Berau Berlabel Luar

Published

on

Bupati Berau
Bupati Berau

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Potensi wisata Kabupaten Berau cukup baik di tingkat Nasional maupun internasional, keunggulan tersebut juga turut didampingi oleh produk lokal yang menjadi keunggulan daerah misalnya saja, terasi.

Produk olahan tersebut selain digemari oleh sebagian besar masyarakat Kabupaten Berau, juga produk olahan tersebut cukup dinikmati di tingkat Nasional, terkhusus bagi wisatawan yang datang ke Berau.

Namun cukup disayangkan, banyaknya beredar hasil olahan lokal masyarakat Berau tersebut banyak ditemukan justru berlabel dari daerah lain atau daerah luar.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Berau, Sri Juniarsih pada peserta pelatihan UMKM dan Koperasi (21/9/2021) lalu.

Saat dikonfirmasi awak media ini, Dirinya mengungkapkan, setiap tahunnya Kabupaten Berau bisa menghasilkan olahan terasi siap edar sebanyak kurang lebih 120 hingga 160 ton per tahunnya.

“Tetapi sangat di sayangkan adalah produksi terasi yang melimpah serta terkenal di kalangan masyarakat Berau bahkan luar Berau ini tidak dilabeli dengan pembuatan atau label Berau, melainkan daerah lainnya,” ujarnya.

Menurutnya hal tersebut tentu sangat merugikan nama Berau sendiri dan para pengolah terasi tersebut. Hingga saat ini dirinya sudah meminta stakeholder terkait untuk mengurus permasalahan tersebut.

“Sudah kami komunikasikan kepada stakeholder terkait, agar persoalan tersebut dapat kita atasi,” jelasnya.

Selain itu turut diungkapkannya, hal tersebut tentu tidak menguntungkan bagi Berau. Untuk itu, Bupati tengah membenahi permasalahan tersebut secara perlahan. Ia berharap bisa memajukan UMKM di Bumi Batiwakkal, tidak hanya terasi yang dinilai cukup terkenal tetapi juga produksi sahang (lada) serta ikan asin kertas yang cukup terkenal.

” Produk terasi Berau dikenal paling enak, maka dari itu sayang sekali jika tidak dikelola dengan baik,” Pungkasnya. (*/AAK).

BACA JUGA :  BKPP Tidak Beri Toleransi PNS Pengedar Narkoba

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *