Connect with us

Daerah

TPA Harus Direlokasi Karena Berdekatan Dengan Lokasi Rumah Sakit Tipe B

Published

on

TPA Kabupaten Berau ( Istimewa/R )
TPA Kabupaten Berau

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Sujadi, ditetapkannya lokasi pembangunan Rumah Sakit Tipe B di lahan hibah PT Inhutani berdekatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Bujangga. Sehingga TPA harus direlokasi ke tempat jang jauh dari rumah sakit tersebut.

Dikatakan Sujadi, pihaknya belum bisa menentukan lokasi baru untuk pengganti TPA Bujangga. Sebab, pihaknya belum ada pembicaraan dengan Bupati terkait wacana lokasi rumah sakit yang berdekatan dengan TPA. Ia mengaku, tidak dilibatkan dalam rapat penetapan rumah sakit Tipe B. sehingga ia tidak bisa mendahului untuk menentukan lokasi TPA yang baru, karena hal tersebut merupakan keputusan daerah.

“Kalau ada rumah sakit disitu (lahan hibah PT Inhutani), otomatis kemungkinan TPA itu pindah,” tuturnya pada Kamis (23/9/2021).

Menurut Sujadi, karena lahan TPA yang saat ini masih meupakan daerah perkembangan kota, memang sebaiknya TPA dipindah keluar daerah perkotaan. Terlebih karena membutuhkan lahan yang luas, akan percuma rasanya apabila lahan luas ditengah kota hanya dijadikan tempat sampah.

“Ya kalau bisa memang TPA itu lebih baik keluar daerah kota. Cuma persisnya apakah di Kecamatan Gunung Tabur atau Sambaliung kita belum tau itu,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, luas lahan yang diperlukan untuk pembuatan TPA dapat berfungsi dalam jangka waku yang lama minimal 10 hektare. Ia mengatakan, TPA yang ada sekarang luasnya hampir mencapai 12 hektare, dan baru digunakan sekitar dua hektare ditambah dengan bangunan kantor sehingga masih ada sekitar sembilan hectare lebih lahan yang kosong.

“Bisa juga dengan luas lahan 5 hektare tapi nanti fungsinya terbatas dan jangka waktu pakainya tidak panjang,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk jumlah sampah yang biasa dihasilkan masyarakat Berau khususnya di empat kecamatan kota, rata-rata mencapai 60-65 ton per hari.

Ia menuturkan, selama ini pihaknya memang belum melakukan pemilahan sampah. Menurutya, kalau pemilahan sampah dapat dilakukan sesuai dengan prosedur, maka fungsi TPA dapat digunakan semakin lama karena yang terbuang adalah yang sudah terpilah, sedangkan sisanya bisa di daur ulang.

“Ya kedepannya kita memang harus memulai pembagian sampah organik dan sampah plastik,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *