Connect with us

Daerah

Sudah Siap Liburan Ke Derawan?

Published

on

pulau Derawan
Pulau Derawan

MEDIAONLINE.ID, TANJUNG REDEB – Jumlah wisatawan yang meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya, membuat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Masrani optimis, pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2021 ini bakal meningkat dari tahun sebelumnya. Menurut data yang ia miliki, hingga Agustus 2021, jumlah wisatawan yang masuk ke Berau sudah mencapai 49.199 orang.

Meskipun saat ini status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Berau masih dilevel 3. Namun melihat tren kesembuhan pasien Covid-19 ia optimis, jumlah wisatawan akan meningkat secara signifikan pada libur akhir tahun mendatang. Meskipun demikian, ia menjamin untuk tetap membatasi jumlah wisatawan dalam suatu kawasan destinasi wisata.

“PAD kita tahun lalu hanya Rp. 23.015.767.814,” ungkapnya Senin (27/9/2021).

Ia mengatakan, jumlah ini jauh turun dari tahun 2019, yang mencapai Rp 39 miliar. Hal ini menurutnya karena pada tahun lalu, situasi pandemi Covid-19 sedang mengganas di Berau, sehingga Pemkab Berau, mengambil langkah untuk menutup seluruh tempat wisata. Bahkan, jalur laut, udara dan darat, semua diperketat.

“Kalau jumlah wisatawan turun drastis dibanding tahun 2019 lalu, yang mencapai 301.015 orang,” jelasnya.

Ia menuturkan, pada tahun 2020, jumlah wisatan menurun hampir 50 persen lebih. Dari 301.015, yang datang ke Berau, pada tahun 2020 lalu, hanya 127.396 orang. Itupun didominasi wisatawan lokal yang mencapai 127.176 orang. Sedangkan untuk turis asing hanya 220 orang.

“Kita optimis, geliat wisata Berau akan kembali meningkat,” harap Masrani.

Masrani Mengungkapkan, Disbudpar Berau pada tahun ini memiliki target PAD sebesar Rp 30.250.000.000. jumlah tersebut, memang menyusut Rp 9 miliar dari tahun 2019. Menurut Masrani, hal ini karena, situasi saat ini di Bumi Batiwakkal, masih dihantui pandemi Covid-19. Sehingga banyak even yang akan digelar di Berau, terpaksan dibatalkan seluruhnya.

“Jelas even yang sudah ada di kalender pariwisata semuanya berantakan,” ucap Masrani.

Lebih lanjut, ia menuturkan, pihaknya tidak tinggal diam, dalam mengatasi keterpurukan PAD tahun 2020 lalu. Ia mengaku, jika pandemi ini mereda, akan kembali menggelar even-even yang sudah tersusun pada kalender pariwisata. Terlebih, tiga kawasan di Berau, masuk dalam destinasi pariwisata prioritas (DPP) dari Kementrian Pariwisata.

“Tiga kawasan itu yakni, Derawan, Maratua dan Bidukbiduk. Selain itu, kawasan lain, juga akan kami kembangkan, tujuannya jelas, meningkatkan PAD kita,” pungkasnya.