Solusi Urai Kemacetan Jl Raya Karangpawitan – Suci, Cucu Suhendar Dorong Jalan Alternatif Dari Lawang Cimurah Tembus Banyuresmi

Berita Utama62 Dilihat
banner 468x60

GARUT – Kemacetan saat ini tidak hanya terjadi di kota – kota besar saja. Kini kemacetan pun terjadi di berbagai kota kabupaten. Hal ini tentu seiring dengan kemajuan di setiap wilayah, baik perkembangan penduduk dan pemukiman, perkantoran, perluasan kota, sehingga memicu tumbuhnya penggunaan kendaraan bermotor di wilayah tersebut.

Begitupun di Kabupaten Garut, kemacetan tidak hanya mewarnai pusat kota. Sejak beberapa tahun terakhir kemacetan selalu terjadi di ruas jalan raya Karangpawitan ke arah Garut kota. Begitupun sebaliknya. Pada jam tertentu kemacetan seolah tidak bisa dihindari.

banner 336x280

Kondisi ini tentu secara waktu maupun ekonomi cukup merugikan, berapa jumlah waktu setiap hari terbuang atas kemacetan tersebut dan berapa rupiah yang terbuang karena bbm yang dibakar percuma.

Kondisi ini rupanya mendapat perhatian lebih oleh salah satu anggota DPRD Garut dari fraksi partai Demokrat, Cucu Suhendar, S.Pd.,M.AP, yang kebetulan berasal dari daerah pemilihan Karangpawitan, Garut Kota, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan Sukawening dan Karangtengah.

Sebagai dewan dari dapil tersebut Cucu Suhendar terpantau sejak tahun 2020, 6 bulan pasca ia dilantik, telah menyuarakan kepeduliannya terhadap kondisi kemacetan di jalan raya Karangpawitan sampai bunderan Suci. Berkali-kali isu kemacetan ini disampaikan dalam rapat – rapat Badan Anggaran, Komisi, maupun disampaikan langsung dalam Pandangan umum fraksi partai Demokrat, termasuk disampaikan langsung di hadapan Bupati Rudi Gunawan.

Pada pandangan umum Fraksi Partai Demokrat yang di gelar pada hari Jumat tanggal 10 November 2023, Cucu Suhendar yang menjadi juru bicara dalam membacakan pendapat umum fraksinya, secara khusus menyampaikan:

“Saat ini kemacetan masih terjadi di sepanjang jalan bunderan suci ke arah timur Garut, tepatnya di jalan raya Karangpawitan, perlu solusi yang cermat dan tepat agar kemacetan ini bisa segera terurai. Karenanya fraksi Demokrat mendorong agar Bupati melalui dinas PUPR segera menuntaskan jalan alternatif jalan Lawang Cimurah Tembus Banyuresmi, baik pelebaran maupun pembangunan jembatannya. Karena sebagian diantara ruas jalan tersebut adalah jalan kabupaten Garut.”

Dengan dibangunnya jalan alternatif tersebut, Cucu Suhendar berharap bahwa masyarakat yang hendak bepergian dengan tujuan ke arah barat Garut seperti Bandung, ataupun Jakarta, tidak perlu melalui jalan Kota Garut yang bisa menimbulkan kemacetan. Melalui jalan Lawang Cimurah Tembus Banyuresmi tepatnya ke Cipicung atau Sukaratu, bisa langsung lanjut ke Sigobing dan Leles. Dengan demikian, mereka tidak akan terjebak macet. ( Abo )

banner 336x280